uneg-uNeg

Kota-kota besar kini dipenuhi dengan beragam kehidupan. Terlebih lagi di ibu kota negara maupun propinsi, sehingga sangat menarik banyak pihak untuk menyelami kehidupan yang tak terduga di dalamnya. Di satu sisi terlihat betapa indahnya dunia disertai dengan kenikmatan yang tersaji dalam kehidupan seseorang yang dipenuhi dengan kemewahan. Kehidupan yang glamor dengan fasilitas yang serba canggih, gedung-gedung tinggi, jalan raya yang besar, rumah mewah, dan sebagainya. Namun di sisi lain, yang sangat membuat penulis geli sekaligus sedih, yaitu adanya kehidupan yang begitu timbal balik atau bisa dikatakan berbeda 350 derajat. Mengapa demikian? Memang terdapat perbedaan yang cukup jelas dari kedua kehidupan tersebut, akan tetapi 10 derajat yang menjadi persamaan yaitu kedua fenomena tersebut sama-sama memprihatinkan apabila kita lihat lebih dalam lagi dan lebih manusiawi.

Di sisi lain terdapat keluarga yang benar-benar miskin hingga tak memiliki investasi atau properti, mereka hidup dalam ketidakpastian, kesengsaraan, namun tidak dapat kita pungkiri bahwa terdapat kemungkinan dari golongan tersebut yang masih menikmati kehidupannya yang demikian menyengsarakan karena adanya keyakinan akan masa depan yang cerah di alam ’sana’. Akan tetapi di sisi lain, terdapat pula keluarga yang penuh dengan kemewahan dari kekayaan yang mungkin mereka sendiri bingung bagaimana cara menggunakan kekayaan mereka lagi, hingga tak jarang yang kemudian tergelincir dalam ’kesengsaraan kemewahan’.
So,, WhAt????

sebagai warga negara yang bijak tidak ada salahnya kita mengkaji mengapa hal tersebut bisa terjadi!Betul..????!!!! Fenomena di negara kita begitu aneh, ada yang kayaaa banget tapi ada yang miskiiiin banget! Ada yang sakit cos kelebihan makanan -ex. obesitas, hipertensi, dll- dan yang paling disayangkan masih ada saudara-saudara kita di sana yang menderita busung lapar!!!

Mungkin klo pemerintah sampai sekarang blum bisa menyelesaikan masalah ini, KITA (mo pegawe negri, mo mahasisiwa, siswa, anak TK, dokter, dll, siapa aja dah, intinya yang ngaku warga negara Indonesia, yang ngaku masih punya hati, yang ngaku masih punya otak,n yang ngaku cinta kemanusiaan) sok kita bantu pemerintah paling tidak dari hal terkecil dan termudah kita lakukan. Contohnya… klo kita tiap hari dikasi uang jajan yang lumayan lebihhh apa salahnya kita sisihkan seribu sehari, or gope sehari, trus siapkan toples or kardus (tulis gede2 di luarnya:MY INvestasi or apa ke yang bisa bikin kita semangat tuk berbuat baik) masukin tuh duitnya… Trus toples Investasi tadi letakkan di meja belajar atau meja rias. Tiap sebulan, sumbangin deh ke orang-orang yang membutuhkan… Masih banyak lagi yang sebenarnya bisa kita lakukan, asalkan ada niat yang kuat! n ga usah mikirin solusi yang gimanaaa gitu (ups.. boleh ding!berpikir mengenai solusi yang kreatif, bagus, dan pantas direalisasikan asal.. dibarengi usaha yang rilll, OC?!) kACIAN kan pemerintah klo kerja sendiri….

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s